Sabtu, 11 Mei 2013

TUGAS BAHASA INGGRIS 2

Tugas Bahasa Inggris Bisnis 2

Suatu frasa (phrase) adalah sekelompok kata yang di dalamnya terdapat satu kata pokok (headword) dengan kata-kata yang lain menerangkan kata pokok tersebut.
Phrase merupakan kumpulan dari words, dan sudah memiliki arti, namun belum sempurna karena belum memiliki Subjek.
Phrase dalam bahasa inggris terbagi menjadi 4 bagian :
1. Noun phrase = susunan Noun + noun contoh : Coffee shop atau Adjective + Noun = Contoh : Charming boy
2. Adjective Phrase = susunan adverb + adjective contoh : so funny, very smart
3. Adverb Phrase = susunan adverb + adverb contoh : so quickly, so fast, very slow, dll
4. Verb phrase = sususan auxilary (tobe) + ordinary (kt.kerja asli) = contoh is reading, will follow, dll
Frasa Benda (Noun Pharases) :
Suatu frasa benda adalah suatu frasa di mana kata pokoknya adalah kata benda dengan kata-kata lain yang menerangkan kata benda tersebut. Frase kata benda terdapat dua macam, yaitu kata penjelas yang mengawali kata benda bersangkutan dan kata penjelas yang mengakhiri kata benda bersangkutan.
Pembentukan Noun Phrase
Frasa benda bisa di bentuk dengan susunan kata-kata seperti berikut :
1.      Article + Noun
a) Indifinite Article + Noun
Noun Phrase dapat terbentuk dengan adanya kata sandang a dan an sebelum kata benda itu.
      Contoh : a boy   an apple   a university
Rangkaian kata a boy  adalah suatu frasa kata benda, a menerangkan kata benda boy ; boy adalah kata pokoknya (headword) dalam frasa tersebut.
b) Difinite Article + Noun
Yang dimaksud dengan Definite article adalah kata sandang The.
       Contoh : the car    the phone    the boys   the pens
Rangkaian kata kata dia atas adalah frasa benda. The menarangkan kata benda house, book, boys, dan pens . Kata-kata car, phone, boys, pens  adalah kata-kata pokoknya dan “the” menerangkan kata-kata pokok tersebut.
2.      Demonstrative Adjective   + Noun
Kata demonstrative adjective antara lain kata this, these, that, dan those.
Contoh :  This house                That book                  those people
                That girl          These candy           this earthquake
3.       Possessesive Adjective +    Noun dan Possessive noun + noun
Yang dimaksud dengan possessive adjective adalah kata-kata yang menyatakan pemilik sesuatu, misalnya my, your, his, her, its, our, their, jean’s, Mr.Jones’, dsb.
Contoh : Her car                   your wallet                    Toni’s pencil
4.       Numerals (kata bilangan)
Yang dimaksud dengan numerals adalah one, two, three, ten, dst.
          Contoh :
Two men (=dua orang laki-laki)
Four judges (=empat orang juri)
Three pencils (=tiga pensil)
5.       Quantifier + noun
Adalah kata yang menyatakan banyaknya suatu benda, misalnya some, any, much, many, a lot of, few, a little, dsb.
Contoh : some sisters     much money          many pencils
Kata atau kata-kata yang menerangkan ini bisa terletak di depan atau di belakang kata benda itu.
Urutan penulisan Noun Phrase dalam Bahasa Inggris mengikuti aturan sebagai berikut :
1.      Determiner : Isinya a atau an ( sebuah) atau bisa the
2.      Opinion : Opini orang tentang benda utama (mis, handsome, beautiful, cute, dan lain-lain)
3.      Size : Ukuran (small, large, big, huge dan lain-lain)
4.      Age : Umur, zaman, (old, modern dan lain-lain)
5.      Temperature
6.      Shape : bentuk, penampakan dan lain-lain
7.      Colour
8.      Original : berasal dari benda utama (berasal), contohnya ada dua :
. -    Country / city : asal tempat (Negara/kota)
-      Material : asal dari bahan (besi, emas, kain dan lain-lain)
9.      Purpose : berhubungan dengan tujuan dari benda utama.
10.  Noun : ini lah yang disebut kata benda utama.
Referensi Urutan Penulisan Noun Pharase
Soal Softskill ke 2
A young woman
Jawab : kata awal ‘a’ dari  A young woman adalah menunjukkan awal dari urutan penulisan Noun Phrase, di dalamnya frasa ‘a’adalah kata tersebut yang menjelaskan kata woman. Sedangkan dengan kata ‘young’ menunjukkan sebuah opini / pendapat dan juga bisa sebagai penampilan yang menjelaskan kata utama yaitu woman. Jadi kesimpulan nya A young woman baik dalam arti maupun susunan katanya sudah benar dalam contoh Noun Phrase.
A young beautiful woman
Jawab : Kata awalan ‘a’ sudah menunjukkan dalam diurutan pertama namun kata ‘beautiful’ diposisikan dikata kedua karena menunjukkan posisi sebagai opini. Sedangkan kata ‘young’ mengartikan sebagai penampinan seorang wanita yang masih belia atau muda.  Jadi kesimpulan dari kelompok kami Susunan A young beautiful woman kurang tepat dalam Noun Phrase , yang menurut kelompok kami yang benar adalah A beautiful young woman.
A beautiful young woman
Jawab : Kesimpulan yang dapat kelompok kami tentukan bahwa A beautiful young woman sudah benar susunan frase nya seperti yang sudah dicontohkan di a young beautiful woman.
Two cleverest students
Jawab : dalam kalimat ‘Two’ merupakan kata bilangan yang menjelaskan jumlah dari kata pokok, dalam ini ‘students’ sedangkan ‘cleverest’ adalah pandai yang menejlaskan sebuah opini kepada kata ‘student’. Akhiran –est dalam kata cleverest meniliki arti sangat pandai bisa juga disebut dengan paling pandai. Kesimpulan nya adalah menurut kelompok kami Cleverest two student itu sudah benar dalam Noun Phrase
Cleverest two students
Jawab : Dalam Kalimat ini ‘Cleverest two student’ menurut kelompok kami terbalik, seharusnya Cleverest itu ada diurutan kedua kalimat karena merupakan sebuah opini dalam kata utama.
Contoh lainnya :  1.  A good boy
2. That’s a good boy
3.  A good handsome boys
4.  The handsome good boys
5.  Two good boys
Sumber Referensi :
1.       http://bahasa-inggrismu.blogspot.com/2011/02/noun-phrase.html
2.       http://belajargrammar.net/search/contoh-kalimat-noun-phrase-inggris#
3.       http://dindarifiyani.blogspot.com/2012/11/about-noun-phrase.html
Nama kelompok:
Agung Romadon
Danny Sulistiyano P
Putra Agung
Rizchi Ramadhan
Ridwan

Jumat, 10 Mei 2013

NAMA KELOMPOK : AGUNG RAMADHAN
                                      DANNY SULISTIANYO . P
                                      RIDWAN
Urutan penulisan Noun Phrase dalam Bahasa Inggris mengikuti aturan seperti berikut:

  1. Determiner, isinya a / an (sebuah) atau bisa juga the
  2. Opinion, opini orang tentang benda utama. (misalnya: handsome, beautiful, cute, dll.)
  3. Size, ukuran (missalnya: small. large, huge, dll)
  4. Age, berhubungan dengan waktu (misalnya: old, modern, dll)
  5. Temperature, (misalnya: cold, hot)
  6. Shape, bentuk, penampakan, dll
  7. Colour, warna.
  8. Original, maksudnya adalah asal benda utama (berasal). Terdiri dari dua;

  • Country / City, asal tempat (negara/kota)
  • Material, asal bahan (besi, emas, kain, dll) 

9.      Purpose, berhubungan dengan tujuan dari benda utama.

10.   Noun, benda utama.


                                      RIZCHI.RAMADHAN



TUGAS BAHASA INGGRIS 1

tugas bahasa inggris

ex. incorporate: menggabungkan. 

invoice: faktur
inscription: prasasti
increase: meningkat
infirm: lemah
infancy: masa kanak-kanak

Jumat, 18 Januari 2013

tugas softskill 4


Tugas softskill 4 Bahasa Indonesia 2



Tugas Mahasiswa adalah :
1. Beri contoh outline atau kerangka karangan berdasarkan bidang kajian kalian (akuntansi,
     keuangan, pajak, dsb).
2. Kembangkan outline tersebut dengan pemikiran yang sistematis, kelogisan, dan relevansi  
     serta terpusat pada tema yang ditentukan.
3. Outline dikembangkan dengan singkat, jelas, dan menggunakan kalimat efektif.
     Perhatikan letak kalimat utama, setiap paragraf hanya cukup 1 kalimat topik.

Topik penulisan : Perbankan syariah di Indonesia

1.      Sejarah lahirnya perbankan syariah di Indonesia
1.1  Latar Belakang Lahirnya perbankan syariah di Dunia dan di Indonesia
1.2  Bank pertama perintis perbankan syariah di indonesia
2.      Pemahaman tentang perbankan syariah
1.1  Pengertian tentang perbankan syariah
1.2  Tata cara sistem didalam perbankan syariah
1.3  UU yang mengatur perbankan syariah
1.4  Jenis- jenis perbankan syariah
3.       Perkembangan Perbankan syariah di Indonesia
1.1  Target pangsa pasar perbankan syariah di Indonesia
1.2  Perkembangan dari tahun ke tahun
1.3  Prediksi pertumbuhan perbankan syariah di Indonesia di masa yang akan datang
4.      Inovasi-inovasi yang dilakukan
1.1  Memperluas jaringan ATM syariah
1.2  Dibentuknya Kartu kredit syariah
5.      Manfaat bagi Masyarakat
            1.1 Perbankan syariah merupakan tabungan yang halal menurut syariat Islam

Senin, 12 November 2012

Tugas 3 Bahasa Indonesia


Padanan Kata dalam Bahasa Indonesa :
1. Abnormal perfomanca index                : Penampilan pengenal yang tak normal
2. Adjustment                                        : Pengaturan
3. Adjusted price                                    Disesuaikan harga
4. Administrative expenses                       Beban administrasi
5. Advance payment                               : Memilahara
6. Audit working paper                             : Kertas kerja audit
7. Automatic premium loan                        Otomatis premi pinjaman
8. Bank line                                            : Batas bank
9. Blanket expense policy                         : Kebijakan biaya seluruh harta
10. Capital adequacy ratio (CAR)               : rasio kecukupan modal
11. Cash disbursement                             : Pembayaran tunai
12. Certified public accountant                  : Akuntan publik bersertifikat
13. Checking account                              : Rekening giro
14. Collective rights of stockholders            : Hak-hak kolektif pemegang saham
15. Competitive bid                                  : Penawaran kompetitif
16. Completion bond                                 : Penyelesaiaan obligasi
17. Conditional sale floater (insurance)         : Penjualan asuransi bersyarat
18. Consumer debenture                            : Konsumen obligasi
19. Continuous budget                               : Anggaran terus-menerus
20. Cost forecasting                                  : Ramalan biaya
21. Cost of goods sold                               : Harga pokok penjualan
22. Economic entity                                  : Kesatuan usaha ekonomi
23. Economic class                                   : Kelas ekonomi
24. Financial intermediary                           : Perantara keuangan
25. Financial reporting                               : Laporan keuangan
Berikut 5 kata dalam bentuk kalimat efektif :
1.  Adjustment (Pengaturan)
·         Ketua BEM FE Universitas Gunadarma seharusnya bisa melakukan pengaturanterhadap anggotanya.
2. Advance payment (Memilahara)
·         Pak Harto memilihara tanaman milik sepupunya.
3. Cash disbursement (Pembayaran tunai)
·         Pak Karno melakukan pembayaran tunai untuk pembelian mobil klasiknya.
4. Economic class (Kelas ekonomi)
·         Rudi naik kereta kelas ekomoni dalam perjalanannya ke Surabaya.
5. Financial reporting (Laporan keuangan)
·         Manager tersebut memberikan laporan keuangan kepada Direkturnya.
Nama Kelompok :
  • Agung Romadon P     (20210311)
  • Danny Sulistiyano P  (21210683)
  • Rizchi Ramadhan       (28210922)

Rabu, 31 Oktober 2012

TUGAS BAHASA INDONESIA 2


1)    Beri komentar tentang artikel berikut ini:

Pemasaran adalah merupakan salah satu kegiatan utama dalam bidang perekonomian, disamping kegiatan produksi dan konsumsi. Konsumsi baru bias terlaksana setelah adanya kegiatan produksi dan pemasaran. Dengan kata lain, produksi dan pemasaran dapat membantu terlaksananya tujuan konsumsi. Pemasaran jika kita lihat berada diantara produksi dan konsumsi, yang berarti bahwa pemasaran menjadi penghubung antara dua faktor tersebut. Dalam kondisi perekonomian sekarang ini, tanpa adanya pemasaran orang sulit mencapai tujuan konsumsi yang memuaskan. Betapapun baiknya produk yang dihasilkan, jika orang lain tidak mengetahuinya, maka produk tersebut sulit akan laku.

Jelaskan selengkap mungkin apa, kesalahan yang kalian temukan pada artikel di atas!

Komentar : menurut saya  , setuju dengan artikal di atas karena pada kondisi pemasaran memang sangat penting terutama kaitannya dengan penjualan hasil barang-barang produksi yang ingin kita pasarkan. Melalui tahap pemasaran membuat para konsumen menjadi lebih mengetahui berbagai jenis barang yang dipasarkan ,manfaat dan harga barang yang akan dijualkan, melalui pemasaran juga dapat menarik minat konsumen membeli barang tersebut. Tanpa ada pemasarn para konsumen tidak dapat mengetahui barang tersebut sehingga mereka pun enggan membeli produk tersebut.jdi, pemasaran sangat lah penting bagi konsumen .

(2). Pemukiman kumuh sering diidentikkan dengan kemiskinan, bahkan hasil penelitian Ismail (1991:1) menunjukkan bahwa pertumbuhan pemukiman kumuh berhubungan positif dengan problema kemiskinan penduduk. Semakin banyak penduduk miskin di perkotaan, semakin meningkat jumlah pemukiman (kampong) kumuh. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa penduduk pemukiman kumuh merupakan masyarakat miskin. Keterbatasan ekonomi dan keadaan social yang kurang mendukung mengakibatkan lapisan penduduk marjinal DKI Jakarta dengan terpaksa dan atau sengaja bermukim di pemukiman kumuh. Di antara mereka bahkan mendirikan bangunan liar pada lokasi yang tidak diperuntukkan sebagai pemukiman atau pada lahan milik pihak lain. Timbul masalah kesehatan yang mendasar, seperti: masalah air minum, tinja, sampah, sanitasi makanan, serangga dan pencernaan yang disebabkan oleh timbulnya pemukiman kumuh. Permasalahan kesehatan tersebut yang telah menjadi problematika bagi masyarakat maupun aparat pemerintah.

Berdasarkan artikel no 2 susun (1) Rumusan masalah, (2) Tujuan penelitian

1.RUMUSAN MASALAH

Berdasarkan artikel yang telah dpaparkan atas, rumusan masalah yang dapat di ambil :

a.     Apa yang menjadi faktor penyebab semakin bertambahnya jumlah penduduk miskin dperkotaan yan berdampak semakin meningkatnya jumlah pemukiman kumuh?

b.     Cara apa yang di ambil oleh pemerintah dalam menangani masalah pemukiman kumuh ini?

2.TUJUAN PENELITIAN

Berdasarkan Artikel Diatas, Tujuan Penelitian Adalah Untuk Mengetahui:

A.Deskripsi faktor yang menjadi menyebab semakin bertambahnya jumlah penduduk miskin dperkotaan yang berdampak semakin meningkatnya jumlah pemukiman kumuh

B. cara yang paling tepat diambil oleh pemerintah untuk menangani masalah pemukiman kumuh tersebut.

NAMA KELOMPOK KELAS 3EBO6 :

AGUNG ROMADON P             (20210311)
DANNY SULISTIYANO P       (21210683)
RIZCHI RAMADHAN              (28210922)

Jumat, 19 Oktober 2012

tugas softskill

(1) Beri komentar tentang artikel berikut ini:
Pemasaran adalah merupakan salah satu kegiatan utama dalam bidang perekonomian, disamping kegiatan produksi dan konsumsi. Konsumsi baru bias terlaksana setelah adanya kegiatan produksi dan pemasaran. Dengan kata lain, produksi dan pemasaran dapat membantu terlaksananya tujuan konsumsi. Pemasaran jika kita lihat berada diantara produksi dan konsumsi, yang berarti bahwa pemasaran menjadi penghubung antara dua faktor tersebut. Dalam kondisi perekonomian sekarang ini, tanpa adanya pemasaran orang sulit mencapai tujuan konsumsi yang memuaskan. Betapapun baiknya produk yang dihasilkan, jika orang lain tidak mengetahuinya, maka produk tersebut sulit akan laku. 
Jelaskan selengkap mungkin apa, kesalahan yang kalian temukan pada artikel di atas!
(2). Pemukiman kumuh sering diidentikkan dengan kemiskinan, bahkan hasil penelitian Ismail (1991:1) menunjukkan bahwa pertumbuhan pemukiman kumuh berhubungan positif dengan problema kemiskinan penduduk. Semakin banyak penduduk miskin di perkotaan, semakin meningkat jumlah pemukiman (kampong) kumuh. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa penduduk pemukiman kumuh merupakan masyarakat miskin. Keterbatasan ekonomi dan keadaan social yang kurang mendukung mengakibatkan lapisan penduduk marjinal DKI Jakarta dengan terpaksa dan atau sengaja bermukim di pemukiman kumuh. Di antara mereka bahkan mendirikan bangunan liar pada lokasi yang tidak diperuntukkan sebagai pemukiman atau pada lahan milik pihak lain. Timbul masalah kesehatan yang mendasar, seperti: masalah air minum, tinja, sampah, sanitasi makanan, serangga dan pencernaan yang disebabkan oleh timbulnya pemukiman kumuh. Permasalahan kesehatan tersebut yang telah menjadi problematika bagi masyarakat maupun aparat pemerintah. 
Berdasarkan artikel no 2 susun (1) Rumusan masalah, (2) Tujuan penelitian